Dulu waktu aku kecil aku diam... Nggak tau apa itu merah apa itu biru, apa itu kuning, jingga, ungu... Aku hanya tahu hitam. Aku nggak pernah berdoa jadi dewasa tapi aku tetap dewasa, aku nggak mau jadi tua tapi aku pasti menua... Aku nggak mau detik ini berjalan, tapi detik yang tadi udah lewat...
Aku nggak mau kehilangan apapun yang aku punya, tapi semua berubah. Aku kehilangan sosok wanita bertubuh ringan penuh cinta berpakaian merah muda yang menyayangiku dan menjaga tidurku, merasakan sakitku, dan menopang tubuh kecilku. Sekarang wanita itu berubah menjadi monster nakal yang tidak mengenalku seperti seorang ibu yang amnesia...
Aku kehilangan sosok laki-laki yang mengajakku bermain dan aku tertawa dan masih aku ingat sampai hari ini tapi dia sudah lupa, aku kehilangan dia jauh sebelum aku mengingat aku pernah bahagia. Aku nggak punya jati diri yang asih, aku hanya bisa emosi dan marah kepada pacarku yang sangat rapuh hatinya... Aku selalu marahin pacarku walaupun aku yang salah. Dan aku nggak pernah mengenal kata maaf.
Aku seperti hantu yang nggak pernah belajar sopan santun. Yang sibuk sama diriku sendiri dan nggak peduli dengan apa yang mengelilingiku. Aku rentan membanting amarahku dengan menghela nafas panjang dan diam. Aku hanya bisa diam dan itu cara marahku yang paling serem... Aku mau mesin waktu, aku mau bermain rumah-rumahan di bawah pohon depan rumah, Aku mau memangku kucing kecil sambil tertawa riang...
Aku memang bisa tertawa, aku masih lah bisa senyum, tapi kayak nggak ada harga di balik itu, aku sering bete dan bosan... Aku sering panas dalam heningku sendiri. Aku nggak tahu apa yang membawa aku menjauh dari rasa senang seperti senyum tulus orang-orang lain yang ada di sekitarku. Aku cuma nyontek cara mereka bersenang-senang sementara aku nggak pernah bener-bener senang.
Aku nggak mau dibilang bodoh tapi jujur aku bodoh. Aku nggak bisa menguasai hidupku sendiri...
Discussion Box
SEARCH
LATEST
3-latest-65px
SECCIONS
- EKONOMI X (3)
- EKONOMI XI (10)
- EKONOMI XII (7)
- Ekonomi Syariah (30)
- Writing Projects (94)
Diberdayakan oleh Blogger.
A. SANIA FIRDAUS
(Lampung - Indonesia)
Islamic Econom
Creativepreneur
Dont follow me, follow Rasulullah SAW
Barang siapa menempuh sebuah jalan
untuk menuntut ilmu,
Maka Allah akan memudahkan baginya
Jalan menuju surga
(HR. Tirmidzi)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mau komen? boleehhhh.. :)