Biarkan saja mengalir, biarkan menguap, biarkan meledak.
Aku bukan manusia, aku punya bom atom di pusat kepalaku yang kapan saja bisa membunuhmu.
Aku membenci rengekanmu seperti bayi
Menagih ketulusan menagih kebaikan.
Aku berasal dari neraka, dan berkawan setan.
Aku tega meninggalkan bahkan tega menyakiti, tapi tidak dengan reputasiku.
Aku malas mendengar celotehmu yang katakan mana janjimu berubah
Aku tetap acuh, kamu bilang aku 'jutek' dan 'gak asik'
Sampai mati aku tidak akan menjadi 'sok asik'
Tapi lain di mulut lain di hati.
Aku katakan iya aku berubah. Tapi susah.
Aku belum saja menemukan caranya meninggalkanmu,
Belum...
Tapi kamu sudah mengajarkan kesetiaan.
Belum belajar,
Kamu sudah mengajarkan ketulusan.
Belum mencoba.
Kamu sudah memberiku dunia.
Aku diam saja.
Tidak pernah katakan cinta
Sekian tanamkan lara.
Kenapa kamu masih disini.
Aku hanya menikmati apa yang ada dihatiku.
Rasa senang karena mencintai kamu.
Meski dengan caraku yang terbiasa menyakiti.
Tapi jangan marah.
Aku begini.
Tapi jika tetap marah.
Marahlah saja.
dan aku diam lagi.
Kamu hanya cukup tenang dengan hatimu dan setia saja.
Maka aku akan habiskan seluruh sisa hidupku untuk belajar mencintai kamu yang mencintaiku.
love-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mau komen? boleehhhh.. :)