GET YOUR HAPPPINESS #DAY3 #30DBC


Sebenarnya apa sih yang sedang kita cari? Gelar? Materi? Jabatan? Lalu what's next?
Setelah kita dapatkan itu, lalu mau apa? Untuk apa sebenarnya orang-orang lalu lalang sibuk mengejar ini dan itu? demi sebuah kepuasan? Lalu setelah itu apa?Untuk menuju kesitu, orang-orang menggunakan berbagai macam jalan, sampai kelelahan, sampai sakit kepalanya, sampai ia tidak bisa tidur, sampai bersedih, sampai menangis, sampai saling menjatuhkan, sampai menyakiti orang lain, sampai menghalalkan kebohongan, sampai melegalkan kecurangan. Berbagai macam caranya.

Untuk apa pada akhirnya? Bukankah hanya untuk mengejar rasa bahagia? Sebenarnya hanya itu intinya. Tapi untuk kesitu orang-orang menggunakan jalan yang sulit, jalan yang sebenarnya mudah, mereka mempersulitnya sendiri.

Kebahagian itu ada di depan mata kita. Tidak perlu dicari sampai ke sebrang pulau, tidak perlu meniti jalan yang sulit, coba tarik sudut bibirmu sambil berkaca, bukankah membuat sebuah senyum itu sangat mudah? Jika berat, mungkin ada yang salah dalam hati kita. Ada yang sudah meracuni hati dan fikiran kita untuk terus merasa terbebani akan sesuatu.

Sebuah beban, kita sendiri yang menciptakannya menjadi beban.  Beban terasa berat karena kita mengidentifikasi hal itu sebagai beban, dan logikanya, yang namanya beban itu, berat. Lain halnya jika kita mengubah beban itu menjadi tantangan. Coba kita rubah mindset kita mengenai hal-hal yang kita anggap sebagai beban menjadi tantangan, logikanya yang namanya tantangan itu adalah sebuah media untuk membangun rasa percaya diri yang dibumbui dengan keberanian. Maka yang terasa berat itu akan berubah menjadi semangat.

Bersedih wajar, menangis juga wajar, tapi jangan lupa untuk tersenyum lagi keesokan harinya. Karena hidup terlau berharga untuk dihabiskan dengan tangisan.

Untuk mencapai level yang tinggi tidak ada satu orang pun yang tidak dihadapkan dengan sebuah tantangan dalam kehidupan. Pasti ada masanya dari kita untuk melewati hal-hal tersulit. Namun, ketika kita mampu melewatinya dengan cara yang benar, maka kita akan meraih kebahagiaan itu.

Jangan pernah berfikir tentang orang lain bahwa, dia hidupnya enak, rumahnya mewah, mobilnya banyak, pekerjaannya keren, sementara bukankah kita tidak tahu berapa angsuran yang harus dia  bayar setiap bulannya. Bukankah dia harus bekerja dengan begitu keras untuk memiliki kehidupan semacam itu? Setidaknya kita lebih bahagia karena masih dihadapkan dengan hal-hal yang mudah.

Mendapatkan kebahagiaan kita sendiri sebenarnya tidak sesulit itu, coba lakukan beberapa hal ini:

1. Berbagi
Sebuah hal positif yang akan mendatangkan kebahagiaan dalam hati kita salah satunya adalah berbagi. Bagilah apa yang kamu miliki kepada orang lain, ciptakan sebuah kebahagiaan untuk orang lain, karena rasa bahagia itu sifatnya menular, maka dengan melihat orang lain bahagia, apalagi bahagianya karena kita, kita juga akan ikut bahagia. Berbagilah kebahagiaan setiap hari, jika tidak dengan materi, bisa juga dengan berbagi cerita, sharing pengalaman, motivasi, semangat, menebarkan senyum dan salam, dsb. Cobalah membiasakan hal ini, pasti kesedihan tidak semudah itu menghampiri.

2. Bersyukur
Kamu pasti pernah dengar bahwa keadaan yang kita alami saat ini adalah ketetapan Tuhan yang terbaik bagi kita. Maka terus bersyukurlah dengan apa yang kita miliki saat ini. Aku benar-benar mengalami bahwa semakin bersyukur semakin luas jalan rezeki, apalagi bersyukur dikala sempit, bersyukur dikala hati merasa sedih, benar-benar nyata Allah segera menampakkan nikmatNya yang begitu besar setelah kita memperbesar rasa syukur kita. Ini bukan mitos, apalagi hoax. Bersyukur adalah sebuah jalan untuk merasa tenang dalam hati dan merubah jalan di hadapan kita menjadi lebih baik. Rasa syukur adalah jaminan tentang bagaimana kita bisa ikhlas dan yakin bahwa Tuhan selalu dan selalu mmemberi yang terbaik untuk kita, bersyukur menghilangkan rasa cemas dan khawatir yang ada dalam diri kita sehingga kita akan mudah untuk menciptakan sendiri rasa bahagia itu meskipun sedang dalam keadaan sulit sekalipun.

3. Menjalin Silaturahmi
Silaturahmi bisa menjadi sebuah jalan bagi kita untuk merubah hari-hari yang penat menjadi lebih menyenangkan. Bertemu dengan orang-orang baru, atau teman lama, dapat meningkatkan semangat kita untuk menjalani hari. Menjalin silaturahmi yang baik kepada orang lain juga dapat menjadi jalan rezeki bagi kita. Dengan pergaulan yang luas orang-orang jadi mengetahui potensi diri kita, apa yang mampu kita kerjakan, dan membuka jalan kita untuk melakukan hal-hal yang kita sukai dan menguntungkan lewat informasi dari orang lain. Berbincang dengan teman juga dapat menciptakan rasa bahagia, perbanyaklah melakukan hal itu  dan jangan pernah memutus silaturahmi dengan orang lain.

4. Memaafkan
Jika orang lain melakukan kesalahan kepada kita, misal menyakiti, atau berbuat hal yang tidak baik, sangat manusiawi jika timbul rasa kesal dan marah. Namun, kita harus mampu menyikapinya dengan bijaksana. Sebab, jika salah dalam menyikapi sebuah kemarahan, kita akan menuai ruginya sendiri, pertama, rugi hati, hati kita jadi kotor karena membenci orang lain. kedua, karena hati sudah kotor, perasaan yang terbawa juga menjadi tidak nyaman dan tidak bahagia, ketiga, karena tidak merasa bahagia, maka kita akan mengalami hari-hari yang berat dan mempersulit diri kita sendiri. Maka, cobalah untuk melapangkan dada atas setiap tindakan orang lain, sebab manusia adalah tempatnya salah, jangan pernah memberikan ekspektasi terlalu tinggi kepada orang lain, karena siapa pun akan cenderung mampu membuat kita kecewa. Lapangkan dada kita dan coba untuk memaafkan kesalahan orang lain setiap malam sebelum kita tidur, maka keesokan harinya kita akan bangun dalam kondisi baik-baik saja dan lebih bahagia.

5. Stop Mencari Kekurangan Orang Lain
Daripada sibuk mencari kekurangan orang lain untuk dikomentari, mending kita menyibukkan diri untuk mencari kekurangan diri kita sendiri untuk kita perbaiki. Mencari kesalahan orang lain hanya akan memperkeruh hati, rasa tidak suka terhadap orang lain akan menjauhkan kita dari rasa bahagia. Hidup kita akan terasa lebih sempit dan tidak nyaman. Lain halnya jika kita sibuk mencari kekurangan dalam diri sendiri. Selain kita akan berproses menjadi orang yang lebih baik lagi, kita akan menjadi pribadi yang lebih menyenangkan dan disukai banyak orang, dengan begitu kita juga kaan menerima kebaikan dari orang lain yang tentunya hal itu akan membawa kebahagiaan dalam hati kita.

7. Stop Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain
Setiap dari kita itu berbeda, jangan pernah membandingkan diri kita dengan orang lain. Kita hanya sedang membangun ketidakpercayaan diri dan rasa iri, hal itu sangat tidak sehat jika menjadi sebuah kebiasaan dalam hidup kita. Jadilah diri sendiri dan bahagialah dengan apa yang benar-benar kita inginkan. 

Bagaimana dengan kamu? Punya cara sendiri untuk bahagia? Share juga ya, Semangat for get your happiness. Sorry kalo kepanjangan xoxo


1 komentar:

  1. Kalo saya cukup ketemu anak istri itu udah bahagia banget...:D

    BalasHapus

Mau komen? boleehhhh.. :)