Air Mata Bawa Ke Surga..


Hello bor, :D Tahukah kamu setiap tetes air mata yang jatuh adalah sebuah pelajaran?
Ibarat game masalah dalam kehidupan itu adalah rintangan dimana kalau kita berhasil kita bisa naik level.
Menangis memang membuat kita terlihat lemah, tetapi dibalik itu sebenarnya menangis adalah pondasi awal menyusun kekuatan.
Semua orang pernah sakit bukan? Semua orang pernah bersalah kan? Jadi kuatkan diri kita untuk meraih kebahagiaan dalam hidup ini.
Tidak apa-apa menangis jika kita takut. Tidak apa-apa, apalagi rasa takut karena bencana dan siksa atau takut kepada Allah. Bukan saya sok bijak tapi ini ciyus. Orang yang menangis karena takut kepada Allah benar-benar akan dituntun ke surga oleh air matanya.

Saya pernah baca bahwa Nabi Muhammad Shallallâhu 'Alaihi Wasallam bersabda:
hadist
Surga dan neraka ditampakkan kepadaku,
maka aku tidak melihat kebaikan dan keburukan seperti hari ini.
Seandainya kamu mengetahui apa yang aku ketahui,
kamu benar-benar akan sedikit tertawa dan banyak menangis
”.
Anas bin Mâlik radhiyallâhu'anhu –perawi hadits ini- mengatakan,
Tidaklah ada satu hari pun yang lebih berat bagi para Sahabat selain hari itu.
Mereka menutupi kepala mereka sambil menangis sesenggukan
”.
(HR. Muslim, no. 2359)

Imam Nawawi rahimahullâh berkata,
“Makna hadits ini, ‘Aku tidak pernah melihat kebaikan sama sekali melebihi apa yang telah aku lihat di dalam surga pada hari ini. Aku juga tidak pernah melihat keburukan melebihi apa yang telah aku lihat di dalam neraka pada hari ini. Seandainya kamu melihat apa yang telah aku lihat dan mengetahui apa yang telah aku ketahui, semua yang aku lihat hari ini dan sebelumnya, sungguh kamu pasti sangat takut, menjadi sedikit tertawa dan banyak menangis”.
(Syarh Muslim, no. 2359)

Hadits ini menunjukkan anjuran menangis karena takut terhadap siksa Allâh Ta’ala dan tidak memperbanyak tertawa, karena banyak tertawa menunjukkan kelalaian dan kerasnya hati.

Lihatlah para Sahabat Nabi radhiyallâhu'anhum, begitu mudahnya mereka tersentuh oleh nasehat! Tidak sebagaimana kebanyakan orang di zaman ini. Memang, mereka adalah orang-orang yang paling lembut hatinya, paling banyak pemahaman agamanya, paling cepat menyambut ajaran agama. Mereka adalah Salafus Shâlih yang mulia, maka selayaknya kita meneladani mereka.
(Lihat Bahjatun Nâzhirîn Syarh Riyâdhus Shâlihin 1/475; no. 41)

Seandainya kita mengetahui bahwa tetesan air mata karena takut kepada Allâh Ta’ala merupakan tetesan yang paling dicintai oleh Allâh Ta’ala, tentulah kita akan menangis karena-Nya atau berusaha menangis sebisanya. Nabi Muhammad Shallallâhu 'Alaihi Wasallam menjelaskan keutamaan tetesan air mata ini dengan sabda Beliau:
hadist
Tidak ada sesuatu yang yang lebih dicintai oleh Allâh
daripada dua tetesan dan dua bekas.
Tetesan yang berupa air mata karena takut kepada Allâh
dan tetesan darah yang ditumpahkan di jalan Allâh.
Adapun dua bekas, yaitu bekas di jalan Allâh
dan bekas di dalam (melaksanakan) suatu kewajiban
dari kewajiban-kewajiban-Nya
”.

Jadi intinya, ketika kita bisa menguatkan hati dan melemahkan ego, sadari dosa-dosa dengan sebenar-benarnya kesadaran, insyaAllah air mata kita akan memadamkan api neraka untuk diri kita sendiri. Beningkan perilaku kita sebening air mata, dan alirkan ilmu dan sedekah seperti air mata yang mengalir, buang kesalahan-kesalahan sebelumnya dan jadi orang yang lebih baik untuk hari kedepan. Semangat ya kawan :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mau komen? boleehhhh.. :)