Kamu adalah satu goresan dari titik-titik hitam yang kecil dan membuatnya besar
Kamu adalah setitik hitam di atas putih dan membuat semuanya hitam
Kamu adalah alasanku membuka mata sementara aku buta
Kamu alasanku mencari HP setiap pagi hanya untuk sampaikan kabar aku sudah bangun
Kamu alasanku tersenyum padahal rintik mataku menetes
Kamu alasan semangatku untuk melangkah dalam jembatan yang goyah
Kamu alasan kehidupanku sementara aku merindukan mati
Kamu orang yang ingin kubahagiakan dengan ketidakmampuanku
Kamu orang yang ingin kutemui pertama kali setelah aku jenuh
Kamu orang yang pertama kali aku cari ketika aku takut
Kamu orang yang pertama kali khawatir ketika aku sakit
Kamu tidak pernah tahu sedalam ini aku menyimpanmu dalam nurani
Kamu tidak akan pernah tahu sebesar ini aku memendamnya
Aku menyayangimu lebih dari yang sekedar kamu tahu
Kamu penyebab kekacauan ini, tapi ini menyenangkan
Kamu penyebab kelemahanku semakin melemah tapi ini semakin menyenangkan
Kamu alasan ku untuk tetap tinggal ketika aku ingin berlari jauh
Kamu alasanku untuk tetap berjalan sementara jalanku semakin buntu
Dan aku menyesali ini.
Aku menyesali karena aku terlalu bahagia denganmu.
Menemukan seorang kamu yang terindah dalam hidupku.
Aku menyesali karna kini aku sangat takut akan betapa sakitnya suatu hari nanti jika kita saling kehilangan...
Discussion Box
SEARCH
LATEST
3-latest-65px
SECCIONS
- EKONOMI X (3)
- EKONOMI XI (10)
- EKONOMI XII (7)
- Ekonomi Syariah (30)
- Writing Projects (94)
Diberdayakan oleh Blogger.
A. SANIA FIRDAUS
(Lampung - Indonesia)
Islamic Econom
Creativepreneur
Dont follow me, follow Rasulullah SAW
Barang siapa menempuh sebuah jalan
untuk menuntut ilmu,
Maka Allah akan memudahkan baginya
Jalan menuju surga
(HR. Tirmidzi)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mau komen? boleehhhh.. :)