Anniversary


Hari itu, hari yang sangat melelahkan bagiku. Sangat. Bahkan tidak sempat untukku sekedar mengucapkan happy anniversary.



Ya. Aku tahu aku terlambat untuk ucapkan, sudahlah saat itu ku pikir tidak perlu lagi aku katakan padamu karena begitu terlambat. Aku lebih memilih memejamkan mata dan mengistirahatkan tubuhku di tempat tidur nyamanku yang membawaku ke mimpi yang tidak menyenangkan. Kamu tahu? Malam itu tidurku tidak nyenyak.


Saat mataku terpejam, kembali pikiranku berputar ke situasi dini hari di hari itu. Kamu datang dengan marah, aku tidak menyambutmu dengan ramah dan kita tidak saling bicara.

Sedetik... dua detik... aku berjalan kesana, berjalan kesini, dan kamu duduk diam melihatku dari sudut itu. Aku menyiapkan perlengkapan kita, kita saling membantu tapi hati kita tidak sedang menyenangkan. Membuka lapak foto kecil di pinggir kota, dengan kamera kecil dan skill semampunya.


Kamu akhirnya membuka bicara , banyak bertanya ini bertanya itu, dan aku acuh menjawab, aku bosan menjawab, situasi menjadi panas padahal angin terasa dingin, matahari masih tertidur. Di perjalanan angin terasa semakin kencang karena kamu melajukan motormu begitu cepat. Aku sudah terlanjur marah.


Tiba-tiba perjalanan menjadi perlahan, dan kamu mengulurkan kelingking ke arahku.

”Baekan yuk.” Ucapmu.

Kamu tahu? Aku dengan emosiku sejenak meluluh, dan lalu hanya bisa tertawa. Aku kaitkan kelingking kita, dan saling tersenyum kembali. Kita aneh ya?

Kamu benar-benar terbaik dalam dua tahun terakhir ini, aku tahu tidak ada yang sempurna di dunia begitupun kita, tapi dengan saling melengkapi itu sudah cukup ku rasa.

Hari itu, aku hanya merasa sakit di perutku, tidak ada sarapan, tidak ada minum, hanya memikirkan bagaimana tidak mengecewakan kamu dan mereka, teman-teman kita yang mengharap banyak konsumen untuk penjualan kita di hari itu. Aku tidak berfikir "aku lapar" sedikitpun tidak.

Hanya dengan melihatmu tersenyum dan ceria di hadapan mataku aku sudah cukup. Yang penting kamu tidak menyakiti hatiku, dan kamu tidak marah karena aku banyak mengecewakanmu, dengan acuh, dengan banyak menjauh.

Siang itu matahari terik, suasana ikut mengering, garing, sedikit bising, dan kami mengisi dunia kami dengan celotehan renyah yang membuat kami tertawa, bahagia, persahabatan dan cinta benar-benar bekerja penuh dalam duniaku dan aku tahu mungkin aku bisa cepat tua tanpa mereka...

Akhirnya waktu yang dinanti tiba, satu demi satu wisudawan wisudawati datang menghampiri kami, berpose foto wisuda dengan wajah bangga, aku, sempat berkeringat, dengan kamera di tangan dan fikiran penuh ke spot dan pencahayaan natural yang ada di sana. Benar-benar apa adanya, seperti hatiku yang sesekali mencari kamu, dan kamu ada di sisi lain lapak kita, aku hanya merasa tenang menemukan kamu masih berdiri di sana.

Di akhir sore, sakit di perutku semakin menjadi, telat makan ku rasa, tapi aku masih tidak ingin makan. Aku menatap laptop kecil dengan penuh konsentrasi, mengedit satu demi satu foto yang kita dapat di hari itu, mereka bercanda, mengajak bicara, tapi aku senyum pun tidak bisa karena terlalu serius menyelesaikan sesuatu yang menjadi tanggung jawabku sebelum pukul 16.00 WIB. Ditengah kesibukanku dan keberisikan teman-teman, dengan tidak sadar kamu berdiri di sampingku, membisikkan sesuatu. 
"Hari ini udah dua tahun ya"
Aku alihkan pandangan ke arahmu dengan tatapan datar.
Kamu lalu tersenyum.

:D

Maaf...
Aku tidak tahu harus katakan apa, aku hanya merasa lelah hari itu, aku kurang perhatikan kamu.
Tapi kita sedang sama-sama sibuk bukan, juga sama-sama lelah. Sangat sederhana hari-hari kita jalani, sangat sederhana caraku mencintai, sangat sederhana cara kita berbagi. 
Tapi kesederhanaan ini membuat aku mengerti... Membuat cerita kita lebih berarti.

Hari anniversary tahun ini, tidak terlihat sama sekali, tapi tetap special sebenarnya dibenakku.
aku mencapai tahun ini, di dua tahun ini, tidak berharap apapun dan tidak berusaha apapun.
Aku hanya menjalani apa yang ada di hadapanku.
Sulit memang. Susah dijalani. Tapi ini konsistensi yang menjadi pertanggungjawaban pilihanku.


Malam harinya, aku tertidur, dengan sesuatu berputar-putar di pikiranku.
Aku tidak tidur seperti seorang yang sedang tidur.
Kamu tahu kenapa tidurku tidak nyenyak?
Ada sesuatu yang mengganjal di hatiku.
Yaitu ini.
"Happy Anniversarry 2 years, I'm sorry can't be perfect,"
"But I want to be with you till my eyes close and open again..."
I loved you yesterday
I love you today
I'll love you tomorrow,
I love you it always will
26 September 2011 - 26 September 2013
:)


3 komentar:

  1. to tweet,,,semoga langgeng ya,,perbedaan dan kekhilafan wajar,,yg penting setelahnya da komunikasi... happy annyversary kakak be the best,,and always be baby's for your

    BalasHapus

Mau komen? boleehhhh.. :)