SENJA PURNAMA



Aku hidup di sini,
 di waktu ini,
dengan seorang teman di kiri
dan  seseorang lagi di kanan,
aku hidup menjadi penengah keduanya,
meskipun mereka tidak pernah menjadi satu,
aku ada di antara mereka.
Sebelumnya, perkenalkan, aku senja...
Kedua temanku adalah sang siang, dan juga sang malam
Siang sangat bercahaya, sering terdengar suara gelak tawa di sudut sana,
Malam sedemikian kelam, suram, tiada anak kecil berlarian
Aku senja, dan aku menanti cahaya...
Aku senja, yang ditinggal mati warna dunia dan mendapati hitam setelah mega
Aku senja, yang menanti sesuatu untuk terangi duniaku
Aku senja, tidak mampu meminta, tidak dapat mengiba
Aku senja
Hanya bisa menanti,
Purnama tiba dan seakan cahaya
Aku adalah senja,
Hanya menanti bahagia bersama purnama
Hingga pagi datang menyapa.

SENJA PURNAMA, 123 KATA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mau komen? boleehhhh.. :)