Selamat malam.
Ada satu hal yang sangat ingin sekali aku sampaikan.
Tentang, sosial media yang aku cintai...
Sosial media yang setia dan tak pernah mengeluh tentang ceritaku.
Sosial media yang membuka mataku untuk menatap dunia.
Sosial media yang selalu mencurahkan perhatiannya untuk sekedar bertanya
"Apa yang sedang anda pikirkan?"
"Apa yang sedang terjadi?"
Sosial media yang selalu terbuka untuk mendengarku.
Meski tanpa solusi, masalahku terpecahkan dengan berbicara padamu.
Ada masa nanti aku tidak lagi bisa upload foto #selfie karena aku harus mencuci pakaian di pagi hari.
Ada masa nanti aku tidak lagi sempat update status facebook, karena aku harus terburu-buru menyapu isi rumah sebelum aku berangkat ke kantor.
Ada masa nanti aku tidak lagi berbagi foto makan siangku karena aku sendiri hampir tidak peduli lagi dengan apa yang akan aku makan.
Ada saatnya nanti...
Album fotoku di instagram yang penuh dengan wajah lucu dan imut, berubah menjadi dewasa dan tua dengan wajah hampir keriput.
Ada saatnya nanti kamu, bukan hanya aku.
Ada saatnya kamu lupa rasa sakitnya melihat foto mantan pacarmu dengan pacar barunya di recent updates bbm mu
Ada.
Ada saatnya kamu lupa rasa bahagianya berkumpul bersama teman-teman di tempat nongkrong dan seketika update "quality time with - @sianu @siitu @siini @sidoi" di path.
Ada.
Ada saatnya kamu tidak sempat lagi membaca timeline twitter dan meretweet tweet bijak seperti yang kamu lakukan setiap pagi sebelum kamu beranjak dari tempat tidur karena kamu harus mengurusi bayimu yang menangis.
Ada saatnya nanti kamu tidak sempat memutar playlist di myspace tengah malam karena kamu sudah tertidur di sore hari akibat lelah bekerja.
Ada masanya nanti, kamu tidak sempat membalas mention teman lama karena kesibukanmu bekerja untuk anak istrimu.
Ada saatnya nanti kamu tidak lagi mengunggah fotomu dan tagging temanmu di facebook tapi justru memandangi foto lama kalian sambil tersenyum.
Ada masanya nanti, apa yang diberikan sosial media ini akan kita kenang.
Hanya akan kita ingat.
Ada.
Ada saatnya nanti ketika orang-orang view profile kita yang sudah lama tidak kita buka hanya karena mereka merindukan masa-masa ketika masih bersama.
Entah karena berpisah, entah karena usia.
Ada saatnya nanti.
Kita melupakan segala kebodohan yang kita lakukan setiap hari...
Ada saatnya nanti, kita menangis karena mengenang masa-masa ini.
Atau tertawa lepas mengingat tingkah laku hari ini.
Jadi terimakasih sosial media,
Untuk menyimpan kenanganku...
Untuk menyimpan rasa sedih, kesal, amarah, senang, syukur dan bahagiaku.
Untuk merekam air mata dan senyumanku.
Suatu hari nanti aku akan membuka semua rekaman yang kamu simpan dan maaf, aku tidak bisa membayar apa apa kecuali hanya membayar kuota internetku.
Peluk untukmu. Sahabat setiaku. {}
:)
Discussion Box
SEARCH
LATEST
3-latest-65px
SECCIONS
- EKONOMI X (3)
- EKONOMI XI (10)
- EKONOMI XII (7)
- Ekonomi Syariah (30)
- Writing Projects (94)
Diberdayakan oleh Blogger.
A. SANIA FIRDAUS
(Lampung - Indonesia)
Islamic Econom
Creativepreneur
Dont follow me, follow Rasulullah SAW
Barang siapa menempuh sebuah jalan
untuk menuntut ilmu,
Maka Allah akan memudahkan baginya
Jalan menuju surga
(HR. Tirmidzi)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mau komen? boleehhhh.. :)