Surat Untukmu dari Dunia ke Surga


Aku ada bersamamu saat pertama kali kau melihat matahari,
Pun aku bersamamu saat terakhir kali nafas dan detak jantungmu berhenti.
Matamu sayu, mengisahkan kesedihan.
Saat itu aku berkata pada Allah, aku rela menberikan setengah dari sisa umurku untuk dirimu jika boleh
Aku berkata pada Allah, hanya Dia yang bisa membuatmu tersenyum seperti biasanya...
Hari ini hatiku begitu sakit kehilanganmu,
Bahkan di detik-detik terakhir hela nafasmu yang berat itu, aku masih berharap kesembuhan untukmu.
Aku masih,
Ini belum lama sejak kamu masuk ke dalam ruang gelap di bawah tanah itu,
Tapi aku sudah merindukanmu,
Sungguh, dengan sangat.
Ini belum lama sejak aku menutup kedua matamu yang pada akhirnya kosong itu.
Tapi aku sudah ingin bertemu lagi denganmu,
Sungguh, dengan sangat.
Ini belum lama sejak aku menyeka wajahmu yang pada akhirnya segala membisu,
Telapak tanganmu yang dingin,
Tubuhmu yang memaku,
Dan sisa-sisa kisah kehidupanmu berputar-putar di dalam kepalaku dengan sangat cepat
Membuatku kesulitan bernafas, dan kepalaku terasa berat.
Aku belum siap kehilanganmu
Dan semua tentang dirimu.
Tapi Allah lebih menyayangimu ketimbang diriku.
Ragamu tertidur di bawah sana,
Tapi jiwamu sudah berada di surga dengan bahagia.
Tunggu aku di surga ya,
Aku akan jadi anak baik agar aku bisa menemuimu di sana.
Aku akan jadi anak baik, dan menemuimu.

Dedicated to Wewe my sweetheart, my cutest cat I ever had, he passed away today, (Dec, 20, 2016)
I Love You...
So.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mau komen? boleehhhh.. :)