Waktu adalah satu-satunya hal yang tidak bisa kembali dalam hidup.
Jika kamu melakukan satu kesalahan, atau mendapatkan kebahagian pada satu
waktu, maka kamu tidak akan pernah bisa kembali ke saat itu bagaimanapun
caranya. Memang segala sesuatu bisa dibenahi, tapi, untuk membuat dan melakukan
segalanya dengan cara yang terbaik dari awal apa salahnya? Maka, jangan pernah
menyia-nyiakan waktu yang kamu miliki sebelum kamu menyesal di hari esok. Sebab
dirimu di hari esok adalah hasil dari proses dirimu di hari ini.
Jika hatimu merasa gelisah, atau kamu selalu merasa lelah atas
hari-harimu sementara kamu tidak menghasilkan apa-apa dari rasa lelahmu, atau
kamu merasa hidupmu terlalu berantakan. Cobalah untuk menyusun kepribadianmu
terlebih dahulu.
Pada
dasarnya, hatimu yang merasa gelisah itu sedang mencari tambatan ketenangan
kepada yang menciptakannya, kepada yang Maha Agung, Maha Terpuji, Maha
Memiliki, Allah SWT. Ketika kamu mampu melakukan ibadahmu dengan teratur dan
tepat waktu, rasa gelisah yang kamu sendiri tidak tahu sebabnya itu akan
menghilang dengan sendirinya, bagi yang seringkali meninggalkan sholat, dengan
sengaja ataupun tidak, kamu perlu mencari booster untuk imanmu,
agar kamu mengerti bahwa itu bukanlah
satu hal yang benar dan bukan satu hal yang perlu diterus-teruskan. Misal
dengan menonton video-video ceramah di Youtube, jika kamu merasa kurang nyaman
dengan pembahasannya, cari penceramah yang cocok dengan seleramu, dengarkan dan
let it flow. Jemputlah hidayah itu, jangan membiarkannya sampai nanti
kamu menyesali hal itu dikemudian hari. Coba browsing internet tentang
pengetahuan agama, contohnya seperti ganjaran bagi orang yang meninggalkan
sholat, balasan bagi yang taat melaksanakan sholat, dll. Dan mulailah untuk
mem-follow akun-akun dakwah di social media yang kamu miliki.
Sehingga mau tidak mau kamu membuka dirimu untuk hal-hal baik, benar dan
menambah wawasan keilmuanmu tentang bagaimana seharusnya hidupmu itu berjalan,
dan tanpa Islam, kamu tidak akan pernah benar-benar mengerti bagaimana hidup
itu sebenarnya.
Bagi
kamu yang benar-benar sudah terbiasa meninggalkan sholat, atau sama sekali
tidak melaksanakan sholat 5 waktu, kamu perlu membaca paragraf di bawah ini,
namun jika kamu sudah terbiasa melaksanakan sholat 5 waktu, kamu boleh skip ke
step berikutnya.
Kamu
pasti merasa bahwa ada sepenggal yang mengganjal dalam hatimu dan kamu resah
tapi kamu tidak tahu apa alasan dari keresahanmu itu. Namun ketika adzan
berkumandang, untuk menggerakkan diri melaksanakan sholat terasa sangat malas,
tapi sebenarnya kamu punya niat untuk memperbaiki sholatmu suatu hari nanti.
Jika itu yang sedang terjadi padamu, maka hal pertama yang harus kamu lakukan
adalah menghapus persepsi bahwa kamu akan memperbaiki sholatmu “suatu hari
nanti”. Gantikan itu dengan persepsi bahwa kamu akan memperbaiki sholatmu “hari
ini”. Mulailah dengan menyalakan alarm di Handphonemu pada jam-jam
sholat. Jika ingin yang lebih simple, kamu cukup untuk meng-install
aplikasi adzan sholat di HP-mu. Tapi ingat yah, jika adzan dari aplikasi itu
berbunyi, kamu harus berkomitmen untuk mendengarkannya sampai adzan itu
selesai, tidak mematikan adzannya begitu saja. Setelah kamu mulai terbiasa
dengan sholat wajib 5 waktu, mulai tantang dirimu untuk memulai sholat-sholat
sunnah. Jika terasa berat, coba pelajari keutamaan dari tiap-tiap sholat
sunnah. Karena sholat sunnah memiliki banyak sekali manfaat dan fadhilah,
contohnya:
“Melaksanakan sholat itu seperti sebuah
batu yang berdebu kemudian disirami air di atasnya, sholat mampu membersihkan
dirimu, mendamaikan hatimu, menenangkan keresahanmu.”
“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. dan
Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang
khusyu', (yaitu) orang-orang yang meyakini,
bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.”
(QS.
Al-Baqarah: 45-46)
Hari ini tidak
satupun orang yang tidak berinteraksi dengan gadget setiap harinya,
cobalah dengan menukar sedikit waktumu untuk gadgetmu dengan menyisipkan satu
waktu dalam setiap harimu untuk membaca Al-Quran, jika sulit untuk memulainya,
mulailah dengan membangun motivasi bagi dirimu sendiri. Coba cari referensi
para Quran Reciter, Hafidz Quran, yang seusiamu, kemudian coba pahami
bagaimana kerennya mereka, dan bangunlah motivasi dirimu “jika mereka bisa
kenapa kamu tidak”, jika belum mampu sebaik mereka, setidaknya lampaui
dirimu sendiri di hari kemarin. Setidaknya kamu punya habbit yang sama
dengan apa yang mereka lakukan.
Membaca
Al-Quran memang hanya bisa dilakukan oleh yang benar-benar mau, dan yang
benar-benar berniat. Membaca Al-Quran akan membuat fikiran dan wawasanmu
terbuka luas, sebab dari sanalah alur kehidupan berasal, dari sanalah pedoman
hidup yang kita jalani. Tak heran banyak sekali dari kita yang tersesat dalam
perjalanan yang dipilihnya sendiri, sebab dia berjalan dan berpedoman dengan
logikanya sebagai manusia, sementara, logika Allah, Maha terbaik dari segala
ilmu yang ada. Jika saja semua orang memahami pentingnya membaca Al-Quran, maka
di muka bumi ini tidak akan terjadi banyak sekali pertikaian, huru hara,
pendzaliman, peperangan dan kebencian. Perlu kita pahami bahwa, syarat mati itu
tidak perlu tua, tidak harus sakit. Lalu apa yang sudah kita perbuat dan bekal
apa yang sudah kita siapkan ketika hari itu datang? Yaitu hari kematian, yang
di mana segala urusan dunia menjadi percuma dan sia-sia kecuali perbuatan baik
dan yang diridhoi Allah. Maka, kamu perlu membuka dirimu untuk mencoba membuka
Al-Quranmu kembali, dan melakukannya dengan ikhlas, tanpa rasa terpaksa, sebab
Islam itu tidak memaksa.
Cobalah
dengan membaca satu halaman setiap harinya, setelah membacanya, coba baca
terjemahannya, catat ayat yang menurutmu penting dan “ngena” di hati, di
atas selembar kertas sticky notes warna warni, lalu tempel di tempat di
mana saja kamu mudah melihatnya. Lakukan ini setiap hari, dan harimu akan
menjadi lebih positif dan menyenangkan. Buatlah membaca Al-Quran menjadi sebuah
hal yang menyenangkan dengan caramu. ^^
“Bacalah oleh kalian Al-Quran, karena ia (Al-Quran) akan datang pada
hari kiamat kelak sebagai pemberi syafaat bagi orang-orang yang rajin
membacanya.”
(Rasulullah SAW – Hadits Riwayat Muslim)
Kamar
adalah tempat yang paling sering kita singgahi. Kamar yang rapih akan membawa
aura positif bagi kita. Mulailah dengan menata kembali kamarmu, buat kamarmu
menjadi tempat senyaman mungkin. Letakkan pakaian kotor pada tempatnya, gantung dengan berderet
pakaian-pakaian yang kamu suka di lemarimu. Susun sepatu di raknya, gulung
semua kaus kakimu satu per satu dan susun di dalam sebuah laci bersama ciput
hijab, masker kain wajah, dan sapu tangan jika kamu punya. Buatlah hiasan
dinding dengan kreasimu, cetak quotes motivatif di atas sebuah kertas dan
masukkan ke dalam sebuah bingkai, lalu gantungkan di kamar, atau lukislah
sesuatu dengan cat air/cat minyak lalu pajang di kamarmu, terakhir pasang
pengharum ruangan aromatherapy di tempat yang kondusif. Hal-hal yang harus kamu
lakukan dengan kamarmu bisa kamu buat dalam sebuah tabel dan cobalah untuk men-checklist-nya
setiap hari.
|
Daily
|
Weekly
|
Monthly
|
|||
|
Melipat selimut
|
√
|
Vacuum
debu di kasur/tempat tidur
|
√
|
Mengganti
tirai
|
|
|
Merapikan sprei, bantal
& guling
|
√
|
Mengganti seprei
|
|
Membersihkan debu di pintu,
jendela, & tempat-tempat berdebu
|
|
|
Mengumpulkan pakaian
kotor
|
√
|
Mengepel
lantai
|
|
Membersihkan
jaring laba-laba
|
|
|
Membereskan benda-benda
ke tempatnya semula
|
√
|
Membersihkan cermin
|
|
Membersihkan gantungan baju, rak,
dan laci.
|
|
|
Menyapu lantai
|
√
|
Merapikan
lemari pakaian
|
|
Merapikan
segalanya di tempat semula
|
|
|
Susun pakaian di dalam
lemari
|
√
|
|
|
|
|
|
Susun sepatu di rak
|
√
|
|
|
|
|
Hal-hal
menyenangkan perlu untuk direncanakan, buatlah schedule mingguan di hari
minggu, untuk seminggu ke depan apa saja yang ingin kamu lakukan, misalkan
pergi ke bioskop, atau jalan-jalan ke tempat wisata, atau kumpul bersama
teman-teman. Setidaknya dalam satu minggu perlu ada satu waktu tertentu untuk
men-charge dirimu agar selalu refresh dan tidak merasa jenuh
dalam menghadapi aktivitas di minggu kedepan.
Selain
hal-hal menyenangkan, buatlah satu challenge untuk dirimu sendiri dalam
menjadi a better of you. Lakukan hal ini:
Dalam tiap minggu, cobalah tantang dirimu untuk melampaui dirimu
sendiri dengan hal-hal yang ada dalam daftar yang sudah kamu tulis, tidak perlu
langsung melakukan semua, cukup lakukan satu demi satu, misal membuang
kebiasaan berbicara keras/kasar/yang dapat menyakiti hati orang lain, kebiasaan
bergosip dengan teman-teman, membuang sifat egois, mencoba belajar bermain
gitar, mencoba berolahraga dll. Dan jika kamu berhasil melakukannya buat checklist
pada daftarmu. Dengan begitu setiap harinya kamu akan berusaha menjadi yang
terbaik dari dirimu dan membuang segala hal negatif yang kamu miliki.
Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat, dan sebaik-baik hidup
adalah hidup yang bermanfaat. Apakah
setiap hari dalam hidupmu sudah menghasilkan banyak manfaat bagi dirimu dan
orang lain? Cobalah untuk memulai menanam banyak kebaikan bagi dirimu dan juga
bagi orang lain. Membuat resolusi bulanan dan tahunan menjadikan dirimu lebih
bersemangat dalam menjalani hari-harimu. Tulis apa saja target yang ingin kamu
capai dalam tahun ini, dan misi apa saja yang ingin kamu selesaikan dalam
setiap bulannya. Contoh tabel berikut:
|
Resolution of The Month Agustus 2018
|
|
|
|
Resolution of The Year 2018
|
|
|
Jika setiap bulan kamu memiliki misi-misi yang kamu rasa harus kamu
kerjakan, maka setiap saatnya kamu akan terbangun menjadi pribadi positif yang
menghasilkan banyak manfaat dalam hidupmu. Itu artinya kamu tidak
menyia-nyiakan hidupmu dan suatu hari di masa depan dengan bangganya kamu akan
merasa bahagia menjadi dirimu yang sebenarnya dengan tanpa menyesali masa muda
yang sia-sia. Jangan lupa dibarengi dengan berdoa dan perbanyak membaca
shalawat terhadap hal-hal yang ingin kamu capai, agar diizinkan oleh Allah,
sebab segala sesuatu tetap saja datangnya dari Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mau komen? boleehhhh.. :)