Everything Seem Impossible Until You've DONE


Setiap mimpi pasti berawal dengan sebuah aroma kemustahilan.
Sebab, selama kita belum melangkah untuk mewujudkannya mimpi-mimpi itu pasti terasa jauh, bahkan sangat jauh.

Everything Seem Impossible Until You've DONE

Sampai kita benar-benar mewujudkannya, bergerak untuk meraihnya
Kalau punya mimpi itu harus dikejar, jangan biarkan ia menggantung
Tulis besar-besar di dinding kamarmu, pintu lemarimu, pintu kamarmu, dalam pikiranmu, dalam hatimu.

Maka kamu akan bergerak untuk melakukannya.

Sukses bagiku bukan tentang nominal
Bahagia bagiku bukan tentang materi

Tapi tentang bagaimana aku bisa mewujudkan apa yang aku inginkan
Selama itu merupakan impianku, besar kecilnya nominal itu menjadi nomor kesekian. tapi kepuasan di dalamnya ketika aku bisa melampaui diriku sendiri, itu yang menjadi nomor 1.

Jika kita mengukur kesuksesan dengan nominal.
Maka dunia ini sudah terbalik. menurutku sih.
Toh begitu banyak orang yang bermateri pun tapi tidak pula bahagia.
Sebab caranya salah, caranya mengukur adalah dengan materi, yang hanya membangun sebuah keinginan tak terbatas, selalu ingin lebih, tidak pernah merasa cukup, dan ujungnya hanya mengejar hal-hal keduniawian yang hakikatnya adalah semu. Pasti hilangnya.
Jika ukurannya adalah manfaat, maka yang dibangun adalah rasa syukur, ketenangan hati, rasa bahagia dan hakikatnya mengalir sampai akhirat yang kekal.

Jika ada seseorang yang mengukur mimpi dengan materi.
"Aku bercita-cita punya ini, punya itu."
"Aku bekerja untuk agar aku punya barang A, barang B"
Selama apa yang ada dalam mimpinya itu hanya tentang dirinya sendiri.
Maka dia belum "bercita-cita"


Cita-cita adalah tentang bagaimana kamu memasukkan orang lain dalam mimpimu.
Tentang bagaimana manfaat dirimu bisa membawa kebaikan bagi banyak orang
Itulah mimpi,
Yang akan menemukan siapa sebenarnya dirimu.
Jika kamu sudah bercita-cita dengan benar, maka kamu bukan seorang yang "egois" dalam kehidupan
Itulah cita-cita,
yang membuatmu menjadi hebat karena "siapa" dirimu. Bukan karena sekedar "apa" yang kamu punya.
Mari bercita-cita dengan benar.
Belum terlambat untuk itu ;)


1 komentar:

  1. Setuju sih.
    ---
    Dan kalo definisi sukses hanya soal materi, kasian si "Sukses" nya kena penyempitan definisi ya mbak. hehehe

    BalasHapus

Mau komen? boleehhhh.. :)