Hari kedua, 30 Days Blogging Challenge-ku hari ini akan membahas tentang pentingnya menjadi diri sendiri.
Menciptakan image dirimu sendiri adalah sebuah hal yang akan mengalir begitu saja sebenarnya, tapi hari ini, begitu banyak orang yang menciptakan sosok orang lain di dalam dirinya hanya untuk mendapat penilaian dan perlakuan yang baik dari orang lain.
Setiap diri kita adalah unik, dirimu adalah dirimu, tidak perlu menjadi orang lain agar disukai, padahal untuk disukai kita hanya perlu berbuat baik pada orang lain dengan tulus. Ketulusan tidak akan pernah kembali kepada kita dalam bentuk lain yang menyakitkan, namun jika iya, berarti kamu hanya sedang memberi ketulusanmu pada orang yang tidak tepat.
Kadang kita melihat kehidupan orang lain yang terlihat bahagia dari sisi luarnya, lalu meniru apa yang ia lakukan, memaksakan diri untuk menjadi seperti dirinya, membeli apa yang dia beli, memakan apa yang dia makan, mengatakan apa yang dia katakan, padahal kita tidak benar-benar menyukai hal itu, dan kemudiam kita hanya sedang menciptakan sosok orang lain di dalam diri kita yang sebenarnya tidak benar-benar membuat kita bahagia.
Pada dasarnya seseorang akan menyukai hal-hal dengan relatif atau tidak bisa dipukul rata menciptakan hidup yang terlihat bahagia dengan cara yang sama. Tiap masing-masing dari kita punya cara sendiri untuk mencipatakan kebahagiaan itu hanya dengan menjadi diri sendiri.
Pada intinya hal-hal yang akan aku bagi di blog ini hanya tentang bagaimana cara membuat hidupmu menjadi bahagia, aku rasa akan ada manfaatnya jika kamu mengikuti beberapa tulisanku kali ini.
Jangan lupa menjadi dirimu sendiri, ciptakan senyum-senyumu sendiri setiap hari ya xoxo
Menciptakan image dirimu sendiri adalah sebuah hal yang akan mengalir begitu saja sebenarnya, tapi hari ini, begitu banyak orang yang menciptakan sosok orang lain di dalam dirinya hanya untuk mendapat penilaian dan perlakuan yang baik dari orang lain.
Setiap diri kita adalah unik, dirimu adalah dirimu, tidak perlu menjadi orang lain agar disukai, padahal untuk disukai kita hanya perlu berbuat baik pada orang lain dengan tulus. Ketulusan tidak akan pernah kembali kepada kita dalam bentuk lain yang menyakitkan, namun jika iya, berarti kamu hanya sedang memberi ketulusanmu pada orang yang tidak tepat.
Kadang kita melihat kehidupan orang lain yang terlihat bahagia dari sisi luarnya, lalu meniru apa yang ia lakukan, memaksakan diri untuk menjadi seperti dirinya, membeli apa yang dia beli, memakan apa yang dia makan, mengatakan apa yang dia katakan, padahal kita tidak benar-benar menyukai hal itu, dan kemudiam kita hanya sedang menciptakan sosok orang lain di dalam diri kita yang sebenarnya tidak benar-benar membuat kita bahagia.
Pada dasarnya seseorang akan menyukai hal-hal dengan relatif atau tidak bisa dipukul rata menciptakan hidup yang terlihat bahagia dengan cara yang sama. Tiap masing-masing dari kita punya cara sendiri untuk mencipatakan kebahagiaan itu hanya dengan menjadi diri sendiri.
Pada intinya hal-hal yang akan aku bagi di blog ini hanya tentang bagaimana cara membuat hidupmu menjadi bahagia, aku rasa akan ada manfaatnya jika kamu mengikuti beberapa tulisanku kali ini.
Jangan lupa menjadi dirimu sendiri, ciptakan senyum-senyumu sendiri setiap hari ya xoxo
Okeoke siapp... be your self lah yah istilnya hihi
BalasHapusAsekkk mulai rajin ngepost nih buu
Semngtt yah