Pernah



Pernah aku lalu lalang di antara hati-hati yang hampa
Tapi hanya padamu tempat ku kembali
Pernah aku merindu setengah mati pada hati-hati yang lara
Tapi hanya padamu kutemukan rasa tanpa rindu-rindu yang menyakitkan
Karena adanya kamu yang selalu ada dan tidak pernah menghilang
Tahukah, sekalinya kamu lenyap aku lebih mati lagi.
Aku ingin melekatkan jari jemari hanya di lenganmu
Aku sudah sampai di penghujung keegoisanku
Karena di ujung jalan ini aku tahu hanya kamu tempatku berpulang
Kamu yang selalu menanti aku pulang
Pernah aku mencintai orang lain dengan menyakitkan
Tapi aku tidak rasakan itu darimu
Pernah aku ingin menggenggam tangan seseorang yang lain
Tapi hanya di genggamanmu tanganku terbiasa tertinggal
Jika aku katakan aku tidak mencintaimu, itu benar.
Karena cinta itu ada masanya kadaluarsa
Dan sudah lama habis masa berlaku cintaku padamu
Tapi kebiasaan ini, kebiasaan untuk bersamamu.
Tidak tahu kapan akan berhenti.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mau komen? boleehhhh.. :)