Ada ketidaktepatan
yang seringkali terjadi dalam hidup sang gadis.
Demikian pula
dengan cintanya, yang datang pada saat yang tidak tepat.
Dia mencintai
seseorang yang juga mencintainya.
Tapi...
Akan ada yang
terluka jika mereka berdua bersama.
Dia tetap mencintai
orang itu...
Meski dia tahu, dia
sedang memulai sesuatu yang dia sadar suatu hari nanti akan dia akhiri.
Dia terus saja
mencintai orang itu,
Meski dia tau,
mereka nantinya akan sama-sama saling merelakan dan saling meninggalkan
Dia tidak mengatakan
perasaannya kepada satu orang pun.
Dia hanya
memendam...
Terus memendamnya.
Terus memendamnya.
Tapi dia merasa
bahagia...
Dia tidak perlu
menyimpan rasa cemburu karena dia tidak berhak untuk itu.
Dia tidak perlu
memberi banyak perhatian karena dia tidak memiliki kewajiban untuk itu.
Dia tidak akan
pernah patah hati, karena dia tidak punya alasan untuk itu.
Dia mencintai
dengan begitu tulus tanpa mengharap balasan
Cintanya yang
dipendamnya memang demikian dapat saja melukai hatinya terlalu dalam...
Tapi disitulah
letak cinta yang benar.
Yang tidak
seharusnya menuntut dan dituntut.
Yang tidak
seharusnya memaksa memiliki.
Hanya membiarkan
segalanya mengalir perlahan-perlahan lalu biarkan dia tenggelam...
Dia akan terbunuh
oleh cinta yang dibangunnya sendiri.
Tapi dia tetap
bahagia, dengan cinta itu sebagai alasannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mau komen? boleehhhh.. :)