Sore hari, dengan harapan yang terpaut, memantapkan hati
yang mulai meluruh perlahan, mulai mau mendengarmu, mulai melihatmu,
mulai ‘p e
r c a y a’
Sore hari dengan hati
yang meletup-letup, mencari kamu disudut-sudut kota, mendengar kabarmu yang
tengah berkeliling, tapi tetap tidak kutemukan dirimu di perjalanan yang
kulewati.
Sebuah kesalahan yang telah terjadi :
memutuskan untuk ‘ p e r c a y a ’
memutuskan untuk ‘ p e r c a y a ’
Sore hari yang kosong, dengan kepercayaan yang telah
terbangun baik, kamu datang.
Datang dan menghancurkan.
Bukan datang padaku. Tapi padanya, yang pernah kau
tinggalkan.
Setidaknya aku merasa bodoh saja.
Bodoh.
Seperti berada di permainan, dan baru sadar aku kalah.
Karena aku permainannya dan aku yang dipermainkan.
Bodoh.
Semudah itu memulai dan semudah itu selesai?
Aku hanya bisa diam.
Apa lagi?
Marah? Bukan hakku.
Kecewa? Tidak ada alasannya.
Pesanku satu.
Jangan terlalu mudah percaya pada yang mungkin saja
menghianatimu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mau komen? boleehhhh.. :)