Yang Dibenci dan Yang Dicintai Allah


Nabi Muhammad SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah ta'ala membenci tiga macam orang, dan kebencianNya kepada tiga orang itu lebih mendalam, yaitu:
1) Allah membenci orang-orang yang sombong, dan kebenciannya terhadap orang miskin yang sombong lebih mendalam.
2) Allah membenci orang-orang fasik, dan kebencianNya kepada orang tua yang fasik lebih mendalam.
3) Allah membenci kepada orang-orang kikir dan kebencianNya kepada orang-orang kaya yang kikir lebih mendalam.

Allah mencintai tiga orang yang kecintaanNya kepada tiga macam di antara mereka lebih mendalam yaitu:
1) Allah mencintai orang-orang yang bertakwa dan kecintaanNya kepada orang muda yang bertakwa lebih mendalam.
2) Allah mencintai kepada orang-orang yang pemurah, dan kecintaanNya kepada orang-orang fakir yang pemurah lebih mendalam.
3) Allah mencintai orang-orang yang merendahkan diri dan kecintaanNya kepada orang-orang kaya yang merendahkan diri lebih mendalam.

Tiga Kelompok yang Dibenci Allah

Pertama, Allah membenci orang-orang yang sombong, dan kebencianNya kepada orang miskin yang sombong lebih mendalam.
Orang kaya yang sombong karena bangga terhadap kekayaan yang dimilikinya memandang orang lain di bawah ekonominya. Pejabat yang sombong juga dikarenakan ia bangga dengan jabatannya dan meremehkan orang lain. Begitupun orang berilmu, pintar dan sombong, dia meremehkan orang awam yang bodoh.
Sebanyak apapun kekayaan yang dimiliki oleh seseorang, setinggi apapun pangkat atau jabatan yang disandangnya dan sedalam apapun keilmuan yang dikuasainya, selama mereka berhati sombong, maka hanya mendatangkan kebencian dan kemurkaan Allah SWT.

Allah SWT berfirman:
وَقَٰرُونَ وَفِرۡعَوۡنَ وَهَٰمَٰنَۖ وَلَقَدۡ جَآءَهُم مُّوسَىٰ بِٱلۡبَيِّنَٰتِ فَٱسۡتَكۡبَرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ وَمَا كَانُواْ سَٰبِقِينَ ٣٩
39. dan (juga) Karun, Fir´aun dan Haman. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka Musa dengan (membawa bukti-bukti) keterangan-keterangan yang nyata. Akan tetapi mereka berlaku sombong di (muka) bumi, dan tiadalah mereka orang-orang yang luput (dari kehancuran itu)


Karun, Firaun dan Haman, adalah contoh-contoh orang sombong yang dibenci Allah, Allah amat membenci siapa saja mereka yang di dalam hatinya terdapat sifat sombong. Sekalipun dia raja, presiden, menteri, gubernur atau dalam jabatan apa pun apabila ada kesombongan dalam dadanya, pasti akan mendapat murka dan siksa Nya. 

Kesombongan membuat manusia menjadi egois. Mementingkan diri sendiri dan tidak memperdulikan orang lain. Kesombongan akan membuat seorang tertutup hatinya dari nilai-nilai kebenaran. Allah membenci orang sombong, tapi Dia lebih murka terhadap orang miskin yang sombong. Orang miskin seperti ini tidak menyadari keberadaannya sendiri. Sifat buruk tersebut lebih berdampak negatif sehingga dianggap sebagai akhlak yang sangat tercela.

Kedua, Allah membenci orang-orang yang fasik, dan kebencianNya kepada orang tua yang fasik lebih mendalam.
Fasik adalah orang yang dalam hatinya menyatakan beriman tapi perilaku lahirnya tidak mencerminkan sebagai orang yang beriman. Mengaku Islam, namun keIslamannya hanya sebatas angan-angan. Sembahyang kadang-kadang dan dilaksanakan tidak sesuai dengan syariat yang ada. Begitupun ibadahnya yang lain. 
Perbuatan fasik lebih mengarah kepada hedonisme, yaitu hanya menuruti kata hati saja dengan mengabaikan perintah dan larangan agama. Apa yang diinginkan itulah yang ditinggalkan. Berbuat sesuatu hanya berdasarkan selera. Padahal kehidupan ini telah diatur oleh Allah dalam agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.

Ketiga, Allah membenci orang-orang kikir dan kebencianNya kepada orang-orang kaya yang kikir lebih mendalam.
Sifat kikir timbul sebagai akibat mencintai harta benda yang berlebihan. Karena ketergantungan terhadap harta benda, membuatnya mengabaikan kekuasaan Allah. Hidupnya telah dirasuki dengan faham kebendaan (materialisme).
Orang-orang kikir menganggap bahwa harta kekayaan dan kedudukan merupakan sumber dari kebahagiaan. Kecintaannya yang berlebihan kepada harta itulah membuatnya tidak memiliki kepekaan sosial, mengabaikan orang lain, dan enggan memberikan pertolongan kepada orang yang membutuhkan. Allah amat membenci orang yang kikir. Baik mereka yang dari golongan fakir miskin maupun orang kaya, namun kebenciannya kepada orang kaya yang kikir lebih besar daripada kepada orang miskin yang kikir.


Tiga Kelompok yang Dicintai Allah
Pertama, orang yang bertakwa. menjadi orang yang bertakwa tidaklah mudah. Kita harus menyamakan antara keyakinan dan ucapan dengan perwujudan amal perbuatan untuk mentaati segala macam perintah Allah baik yang wajib maupun sunnah. Kita harus menjauhi segala sesuatu yang menjadi laranganNya baik yang haram maupun makruh.
Kedua, kemurahan hati, suka beramal jariyah dan bersedekah adalah sebuah amal perbuatan mulia. Kedermawanan akan mendatangkan kecintaan kepada Allah dan makhluknya, juga akan mendekatkannya pada surga.
Ketiga, Orang yang rendah hati, Allah sangat mencintai orang yang rendah hatinya, semoga kita selalu dilindungi Allah dalam kerendahan hati dan dijauhkan dari rasa sombong.

Sumber:Ust. Nurul Huda 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mau komen? boleehhhh.. :)